Kamis, 12 Januari 2012

laporan kelinci

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.Latar B;elakang
Kelinci (Lepus nigricollis) termasuk kedalam kingdom animalia dan kelas mammalia yang mempunyai berat tubuh 1,35-7 kg dengan panjang 40-70 cm(Anonimous,2007). Kelinci (Lepus nigricollis) merupakan kelompok hewan yang paling sempurna baik morfologi ataupun anatominya karena ia mempunyai susunan organ yang kompleks dan susunan metabolisme didalam tubuhnya yang juga kompleks. Hewan ini banyak ditemukan dimana-dimana. (Boolotion, 1979) .Kelompok hewan ini mempunyai kelenjar mammae (kelenjar susu) dan pada umumnya kulit tubuh ditumbuhi oleh rambut. Hampir seluruh dunia dihuni oleh anggota kelas ini, mulai dari daerah kutub sampai kuator, bahkan di gurun pasir maupun di laut (Kastawi,1992). Pada Pengamatan yang telah dilakukan menggunakan kelinci sebagai perwakilan dari kelas mammalia, karena kelinci ini sangat menarik sekali untuk dikaji lebih lanjut, diantaranya yaitu dari segi morfologi dan anatominya. Kelinci memiliki saluran pencernaan yang terdiri atas:
1. Mulut(cavum oris).
2. pharynx
3. oeshophagus
4. lambung(rumen,reticulum,omasum,dan
    abomasum)
5. usus halus(duodenum,jejunum,dan illeum)
6. usus besar(coecum,colon, dan rectum)


 anusKelinci memiliki sistem pencernaan yang amat rumit, dan mereka tidak dapat mencerna semuamakanan dengan cara yang sama baiknya. Sebagai contoh, mereka dapat mencerna fruktosa (zatgula pada buah-buahan) dengan sangat baik, namun kemampuan untuk mencerna gula jenis lainsangat rendah

1.2  Tujuan
Untuk mengetahui anatomi fisiologi kelinci (Lepus nigricollis)


BAB II
 TINJAUAN PUSTAKA

Morfologi luar kelinci  (Lepus nigricollis) Tubuh kelinci(Lepus nigricollis)
Di bagi menjadi empat bagian yaitu:Caput (kepala), Cervix (leher), Truncus, (Badan) dan Cauda (Ekor). Pada caputterdapat rima oris (rongga mulut), vibrisae, nares, organo visus dan telinga yang panjang ubuh bagian luar kelinci (Lepus nigricollis) di lapisi oleh kulit danditumbuhi oleh banyak rambut. Bangun hidung silindris. Mempunyai gigi seriyang di gunakan untuk memotong- motong makanan sebelum makanan ditelan.Mempunyai daun telinga yang panjang dan menghadap ke depan. Kaki berjumlahdua pasang, kaiki bagian depan lebih pendek daripada bagian belakang (Rictche,1983).
 Telinga kelinci yang panjang, sekitar 10 cm lebih, mungkin asalah bentuk adaptasi kelinci untuk mendeteksi predator. Kelinci memiliki kaki balekang yang besar dan kuat. Pada setiap kaki terdapat 5 jari, dan salah satunya lebih kecil dari lainnya. Kelinci berjalan dengan ujung – ujung kakinya. Kelinci liar tidak berbeda jauh dengan kelinci peliharaan dalam hal anatomi. Ukuran kelinci berkisar antara 20 cm sampai 50 cm pada lebarnya dan 0,4 kg  sampai 2 kg beratnya. Biasanya bulu kelinci panjang dan halus, dengan berwarna coklat, abu-abu dan biasanya warna gelap lainnya. Ekornya pendek dan berwarna kecoklatan (pada jenis cottontails putih diatasnya). Sistem reproduksi tersusun atas sistem genital interna dan eksterna. Padahewan betina organ interna berupa sepasang ovarium dan uterus.


BAB III
 METODOLOGI  PRATIKUM

3.1. Waktu dan Tempat
Praktikum dilakukan pada hari jumat tanggal 18 november 2011 dan pada pukul 10.00 – selesai WIB. Dan bertempat dilaboratorium MIPA IAIN Raden Fatah Palembang.
                                                                       
3.2  Alat dan Bahan:    
Ø  Alat: pisau, silet, pinset, telenan, Koran, gunting berukuran kecil, kelinci, Lembar Kerja
Ø  Alkohol 70%
.
3.3. Cara Kerja
1.      Siapkan pisau untuk menyembelih kelinci.
2.      Letak kan kelinci yang telah mati di atas telenan yang di alasi Koran.
3.      Ambil gunting kecil mulai untuk membedah kelinci.
4.      Setelah bagian yang di bedah selesai kemudian langsung kita amati letak-letak bagian organ tersebut dengan seksama.
5.      Kemudian siapkan lembar keja untu menulis apa yang telah kita amati
6.      Setelah selesai rapihkan dan bersihkan peralatan praktikum yang telah di gunakan. Meninggalkan labor dalam keadaan bersih



BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil:

No
Gambar
Keterangan
1


1.      Paru-paru
2.      Jantung
3.      Lambung
4.      Usus halus
5.      Usus besar
6.      Hati
7.      Pankreas
8.      Empedu
9.      Kantung kemih
10.  Anus


4.2.  Pembahasan

Bahwasanya dari hasil pengamatan yang telah kami amati dari hewan mamalia yaitu kelinci. Setelah bersama-sama melihat memahami dan menuliskan apa yang telah kami buktikan bahwasanya susunan rongga daalam perut kelinci itu adalah yang pertama di mulai dari bagian atas yaitu yang pertama adalah paru-paru kemudian dalam paru-paru agak kebawah terdapat hati kemudian di bawah itu ada empedu juga pancreas selanjut nya yaitu usus halus kemudian usus besar, kemudian berupa ginjal berbentuk seperti biji kacang dan yang terakhir yaitu uterus.
Kelinci termasuk binatang menyusui (mamalia). Kelinci mempunyai dua pasang kaki berukuran besar, dengan sepasang telapak kaki depan dilengkapi oleh cakar dan lima jari-jari. Sedangkan sepasang kaki belakang hanya mempunyai empat jari-jari.
Sedangkan pada jantan memiliki organ reproduksi interna dan eksterna. Padaorgan interna terdiri dari testis dan epididimis. Testis terdapat sepasang yangterletak dalam scrotum. Testis merupakan pengahasil sperma terus dikeluarkanmelalui epididimis yang merupakan tempat pematangan kemudian kevasdeferens. Sedangkan pada organ eksterna berupa penis. Penis ini merupakanmerupakan alat kopulasi dan tersusun dari corpus cavernosusm penis dan corpusgavernosum urethrae.




BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.  Kesimpulan

Tubuhnya dipenuhi oleh rambut-rambut yang berwarna-warni diantaranya putih, abu- abu, hitam dan coklat. Kecuali pada telapak tangan dan kaki tubuhnya dibagi menjadi empat bagian yaitu:caput (kepala), cervix (leher), truncus, (Badan) dan cauda (Ekor).
Pada Pengamatan yang telah dilakukan menggunakan kelinci sebagai perwakilan dari kelas leumums, karena kelinci ini sangat menarik sekali untuk dikaji lebih lanjut, diantaranya yaitu dari segi morfologi dan anatominya. Kelinci memiliki saluran pencernaan yang terdiri atas:
1. Mulut(cavum oris).
2. pharynx
3.oeshophagus
4. lambung(rumen,reticulum,omasum,dan leumums)
5. usus halus(duodenum,jejunum,dan leum)
6.usus besar(coecum,colon, dan rectum)

5.2. Saran
           
Siswa hendaknya berhati-hati dalam membedah hewan yang akan diteliti, agar organ-organ yang ada didalam tubuh hewan tersebut dapat diteliti dengan jelas. Siswa harus berkerja sesuai dengan prosedur yang ada didalam panduan buku pratikum.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar